Biografi
Adrian Powers adalah sutradara, penulis skenario, dan editor film Australia, dengan pengalaman hampir dua dekade dalam ratusan produksi. Karya Adrian telah dipamerkan di festival global bergengsi seperti Cannes, Austin dan Venesia, dan ia digambarkan oleh pembuat film Ridley Scott sebagai "bakat yang harus diperhatikan oleh industri". Setelah lulus dari Sekolah Film Internasional Sydney, Adrian segera mulai mengerjakan proyek fitur debutnya, film thriller aksi Perang Dunia I 'Forbidden Ground' (yang kemudian diakuisisi oleh Lionsgate Films). Sejak saat itu, ia ikut menulis dan menyutradarai film komedi romantis hit 'A Royal in Paradise', sekuelnya 'A Royal Proposal', dan hit #1 global Netflix 'Love is in the Air', yang ditonton lebih dari 12 juta kali dalam minggu pertama dan menjadi film Australia yang paling banyak ditonton di Netflix pada tahun 2023. Selain menyutradarai, Adrian telah mengedit 15 film layar lebar, berkontribusi sebagai penulis serial asli Netflix 'Dive Club', dan menciptakan film pendek pemenang penghargaan 'Brolga', yang dipilih untuk pelestarian budaya oleh Arsip Film dan Suara Nasional Australia. Selain film dan televisi, portofolio komersialnya mencakup pekerjaan untuk merek papan atas seperti Apple, QANTAS, Uber, Yves Saint Laurent, The Guardian, Lonely Planet, dan Google. Adrian memegang kewarganegaraan Australia dan Italia, dan saat ini tinggal di Sydney, Australia.