Biografi
Donnie Yen Chi-tan adalah aktor, pembuat film, seniman bela diri, dan sutradara aksi Hong Kong. Ia adalah penerima berbagai penghargaan, termasuk tiga Penghargaan Golden Horse dan lima Penghargaan Film Hong Kong. Ia terkenal karena memerankan grandmaster Wing Chun Ip Man dalam serial film Ip Man, yaitu Ip Man (2008), Ip Man 2 (2010), Ip Man 3 (2015), dan Ip Man 4: The Finale (2019). Dia juga menjabat sebagai co-produser untuk spin-off Master Z: Ip Man Legacy (2018).
Lahir di Guangdong, Yen mengembangkan minat pada seni bela diri sejak usia muda, dan mulai bereksperimen dengan berbagai gaya, termasuk tai chi dan seni bela diri tradisional Tiongkok lainnya. Pada usia 18 tahun, ia mengikuti audisi koreografer aksi Yuen Woo-ping di Hong Kong. Ia mendapatkan peran utama pertamanya dalam film aksi seni bela diri Hong Kong tahun 1984, Drunken Tai Chi. Dia membuat peran terobosannya sebagai antagonis Jenderal Nap-lan di Once Upon a Time in China II (1992), berlawanan dengan karakter Jet Li. Ia muncul di beberapa film kung fu Hong Kong lainnya, termasuk Iron Monkey (1993) dan Wing Chun (1994). Pada tahun 1997, ia membintangi film debut penyutradaraannya Legend of the Wolf.
Yen melakukan debut Amerika di Highlander: Endgame (2000), diikuti dengan cameo di Blade II (2002). Dia kemudian tampil di film Amerika Shanghai Knights (2003), Rogue One (2016), XXX: Return of Xander Cage (2017), Mulan (2020), dan John Wick: Chapter 4 (2023). Ia terus aktif di perfilman Hong Kong, antara lain tampil dalam film-film yang mendapat sambutan baik, Hero (2002), SPL: Sha Po Lang (2005), 14 Blades (2010), Wu Xia (2011), Kung Fu Jungle (2014), Chasing the Dragon (2017), Enter the Fat Dragon (2020), Raging Fire (2021), dan The Prosecutor (2024). Di televisi, Yen memerankan karakter fiksi Chen Zhen dalam serial televisi Fist of Fury (1995); ia mengulangi perannya dalam film tahun 2010 Legend of the Fist: The Return of Chen Zhen.
Karena memerankan Ip Man dalam serial film Ip Man (2008-2019), Yen dipuji oleh banyak orang karena berkontribusi dalam mempopulerkan Wing Chun di Tiongkok. Selain Kung fu, khususnya Wing Chun, Yen juga dikenal memasukkan unsur seni bela diri campuran (MMA) ke dalam koreografi aksinya. Selain aktingnya, pada tahun 1997, ia mendirikan perusahaan produksinya sendiri, Bullet Films, yang membuat koreografi aksi untuk film laris Barat seperti Blade II (2002) dan Stormbreaker (2006).
21 menang Dan 19 nominasi