Biografi
Ray Burdis adalah seorang profesional multi-talenta yang tinggal di London, Inggris. Ia lahir pada bulan Oktober 1959 dan telah terkenal sebagai aktor, penulis skenario, sutradara, dan produser film. Burdis memulai karir aktingnya pada usia 11 tahun ketika dia berlatih di Teater Anna Scher di Islington. Di masa remajanya, ia memiliki karir musik singkat sebagai vokalis Great British Heroes.
Salah satu peran aktingnya yang paling awal adalah dalam sebuah episode sitkom populer BBC, Steptoe and Son, ketika dia berusia 15 tahun. Dia kemudian ikut menciptakan, dan menulis peran untuk dirinya sendiri, dalam serial Televisi Thames, You Must Be Joking!, ketika dia berusia 16 tahun. Burdis mendapatkan peran besar pertamanya dalam serial ini dan kemudian memiliki dua acara televisi jaringan terkenal yang ditayangkan secara bergantian dalam jam yang sama, termasuk Four Idle Hands, di mana ia berakting bersama Phil Daniels.
Pada tahun 1978, Burdis mengikuti audisi untuk peran presenter di program anak-anak BBC, Blue Peter, sebagai pengganti John Noakes. Dia menjadi terkenal setelah berperan sebagai Eckersley dalam film kontroversial Scum pada tahun 1979. Dia kemudian membuat namanya terkenal di sitkom Channel 4 "Dream Stuffing" dan komedi BBC, Three Up, Two Down. Selain akting, Burdis ikut mendirikan Fugitive, sebuah perusahaan produksi film, televisi, dan musik independen yang memproduksi video musik untuk musisi terkenal.
Burdis menulis, memproduseri, dan menyutradarai beberapa film, termasuk Final Cut and Love, Honor and Obey, yang dibintangi oleh aktor-aktor populer seperti Jude Law, Jonny Lee Miller, Kathy Burke, Ray Winstone, dan Rhys Ifans. Dia juga menciptakan doku-komedi polisi televisi Operation Good Guys untuk tiga seri, yang dianugerahi Silver Rose untuk Sitkom Terbaik dan Prix de la Presse di Montreux Golden Rose Festival.
Burdis saat ini fokus pada penulisan, produksi, dan penyutradaraan film dan serial televisi. Pada tahun 2010, ia meluncurkan perusahaan produksinya, Britflick Productions, dan saat ini ia sedang mengerjakan pembuatan The Wee Man, sebuah film kontroversial yang dijadwalkan untuk produksi pada akhir musim panas 2011.