Biografi
Paul Guimard (3 Maret 1921 – 2 Mei 2004) adalah seorang penulis Perancis yang dikenal karena menggabungkan kecintaannya pada menulis dengan kecintaannya pada laut. Karyanya yang paling terkenal adalah Les Choses de la Vie, yang diadaptasi menjadi film, dengan perubahan akhir yang total, oleh Claude Sautet, bersama Romy Schneider dan Michel Piccoli.
Guimard dilahirkan di Saint-Mars-la-Jaille (Loire-Atlantique). Ia menikah dengan Benoîte Groult. Setelah kinerja buruk di sekolah swasta Saint-Stanislas di Nantes, ia memulai karir sebagai jurnalis. Selama Perang Dunia II dia melapor untuk surat kabar provinsi L'Echo de la Loire dan kemudian bekerja sebagai editor berita untuk harian regional lainnya, L'Ouest-Eclair. Dia meliput siaran Perancis di halaman opini Tribune de Paris selama empat tahun.
Pada tahun 1945 ia menulis sebuah komedi, Seventh Sky, yang diputar sebentar. Karir sastranya dimulai pada tahun 1956 dengan novel False Friends yang sukses dan memenangkan penghargaan. Pemenang penghargaan berikutnya, Rue du Havre, menyusul setahun kemudian.
Pada tahun 1960 Guimard menulis komedi A Best Man bersama temannya Antoine Blondin di Paris. Setahun kemudian, dia menerbitkan The Irony of Fate yang, seperti Rue du Havre, mengeksplorasi peran peluang dalam hubungan antarmanusia. Buku tersebut menjadi dasar film karya Edouard Molinaro.
Guimard bertanggung jawab atas misi Presiden Prancis François Mitterrand dari pemilihan Mitterrand pada tahun 1981 hingga Agustus 1982. "Satu-satunya penyesalan saya adalah pada saat perjalanan saya ke Elysium, saya tidak mendapatkan pendirian akademi Laut", kata Guimard, menegaskan bahwa eksperimen ini "tidak diarahkan, tetapi hanya satu kecelakaan panjang".
Guimard adalah anggota otoritas komunikasi audio-visual dari tahun 1982 hingga 1986. Ia kemudian kembali ke dunia sastra setelah satu dekade. Dia menerbitkan cerita pendek tentang Giraudoux, Giraudoux? Halo!... (1988) dan novel seperti A Combination of Circumstances (1990), The Stone Age (1992), dan First Comers (1997).
Pada tahun 1993 ia menerima penghargaan pencapaian seumur hidup dari Yayasan Pangeran Pierre dari Monaco.
Paul Guimard meninggal di Hyères (Var). Ia menikah dengan penulis feminis dan optimis Perancis Benoîte Groult, yang berbagi kecintaannya pada navigasi. Gaya kedua penulis sedikit menyatu dalam hal itu; Karya terbaru Groult (Les Vaisseaux du coeur) lebih bernostalgia, dan novel "saudara" Guimard, juga tentang takdir manusia dan laut (Le Mauvais temps), lebih memahami peran kemauan manusia dibandingkan takdir.
Sebagian besar novel Guimard membahas tentang peran keacakan dalam kehidupan (terutama L'Ironie du sort), waktu, pemahaman manusia tentang struktur tersembunyi dan ironis di mana ia terjebak. Karya terbarunya (Le Mauvais temps) menggambarkan transformasi besar dari seorang karakter yang akhirnya memahami dalam keadaan dramatis harga hidup dan pentingnya pilihan pribadi, mengubah kehidupannya yang putus asa menjadi yang terbaik.
Sumber: Artikel "Paul Guimard" dari Wikipedia dalam bahasa Inggris, berlisensi CC-BY-SA 3.0.