Biografi
Françoise Mallet-Joris (6 Juli 1930 – 13 Agustus 2016), nama pena Françoise Lilar, adalah seorang penulis Belgia yang menjadi anggota komite Prix Femina dari tahun 1969 hingga 1971 dan diangkat ke Académie Goncourt dari November 1971 hingga 2011.
Françoise-Eugenie-Julienne Lilar lahir pada tanggal 6 Juli 1930 di Antwerpen. Dia adalah anak pertama dari penulis Suzanne Lilar (wanita pertama yang diterima di Antwerp Bar) dan Albert Lilar, Menteri Kehakiman dan Menteri Negara Belgia. Françoise juga merupakan kakak perempuan Marie Fredericq-Lilar, seorang sejarawan seni abad ke-18. Rumah tangganya berbahasa Prancis, tetapi Françoise menjemput Flemish dari seorang pembantu.
Saat remaja, Lilar cukup memberontak, dan mati-matian mencari kemandirian dari orang tuanya. Untuk menentangnya, dia mulai berkencan dengan pria yang lebih tua, penulis drama Louis Decreux. Ketika orang tuanya mengetahuinya, mereka mengirimnya ke Bryn Mawr College di Pennsylvania, tapi itu tidak bertahan lama. Untuk semakin mengganggu orangtuanya, ia menikah dengan seorang mahasiswa pascasarjana Yale, Robert Amadou pada tahun 1948. Pada tahun yang sama, Lilar melahirkan putra mereka, Daniel Amadou. Robert Amadou adalah orang Prancis, dan melalui dia, Lilar memperoleh kewarganegaraan Prancis. Setelah mendapatkannya, Lilar dan Amadou bercerai.
Selama berada di Paris, Lilar bersekolah di Sorbonne. Sekitar waktu ini, Lilar dan orang tuanya merekonsiliasi hubungan mereka.
Lilar memulai karir sastranya dengan penerbitan Le rempart des Béguines pada tahun 1951. Ia menerbitkan dengan nama Françoise Mallet untuk menghindari mempermalukan keluarganya, karena konten novel tersebut yang memalukan (lesbian). Namun, di kemudian hari dalam karirnya, dia mengubah nama penanya menjadi Françoise Mallet-Joris agar tidak tertukar dengan Robert Mallet. Le rempart des Béguines diterjemahkan dan diterbitkan di Amerika dengan judul The Illusionist dan kemudian dicetak ulang dengan judul Into the Labyrinth dan The Loving and the Daring. Itu diatur di kota yang menyerupai Antwerpen asli Mallet-Joris dan mengangkat tema kelas sosial dan lesbianisme. Dia mengikuti karya pertamanya dengan sekuel pada tahun 1955 bernama La chambre rouge, dalam bahasa Inggris; Ruang Merah. Di dalamnya, dia tidak terlalu fokus pada tema lesbian tetapi melanjutkan perlakuannya terhadap kelas sosial dan norma di Belgia.
Lilar menjadi tokoh sastra dan masyarakat terkemuka di Prancis. Seiring kemajuan kariernya, ia lebih banyak meninggalkan kampung halamannya di Belgia, dan memilih karier yang sangat khas Paris.
Novel terakhirnya, Ni vous sans moi, ni moi sans vous, diterbitkan pada tahun 2007.
Novel Mallet-Joris sering kali membahas hubungan interpersonal dan kelas sosial di Prancis dan Belgia. Seringkali, karakter harus menghadapi kekecewaan karena mereka menyadari bahwa mereka memiliki ekspektasi yang tidak realistis. Dia juga menggambarkan pendaki sosial dan karakter penipu.
Dalam Allegra (1976) Mallet-Joris mengangkat tema rasisme dan feminisme di Prancis.
Ia juga menulis karya non-fiksi, seperti The Uncompromising Heart: A Life of Marie Mancini, Louis XIV's First Love pada tahun 1964, dan ia telah menulis esai tentang filosofi hidup dan tulisannya di Lettre à moi-même (A Letter to Myself) pada tahun 1963 dan La Maison de papier (The Paper House) pada tahun 1970.
Sumber: Artikel "Françoise Mallet-Joris" dari Wikipedia dalam bahasa Inggris, berlisensi CC-BY-SA 3.0.