Biografi
Faria memulai karirnya sebagai debater dengan mengikuti acara debat BTV. Ia merupakan juara debat nasional pada tahun 2010 dan 2011. Ia memulai karirnya di bisnis pertunjukan sebagai model di beberapa iklan televisi. Sepanjang karirnya, ia telah bekerja di berbagai iklan televisi dan program radio. Pada tahun 2014, ia menjadi pembawa acara reality show, Fair and Handsome: The Ultimate Man.
Pada tahun 2015, ia menandatangani kontrak dengan Jaaz Multimedia untuk tampil dalam dua film, berjudul Aashiqui dan Hero 420. Yang pertama, menjadi film debutnya, dirilis pada akhir tahun 2015 sedangkan yang terakhir dirilis pada awal tahun 2016. Yang pertama juga membuat Mazhar mendapatkan Penghargaan Meril Prothom Alo untuk Pendatang Baru Terbaik dalam film atau televisi. Kedua film tersebut merupakan perusahaan patungan Indo-Bangladesh, yang diproduksi bersama oleh Eskay Movies.
Pada tahun 2016, Mazhar juga membintangi produksi bersama Indo-Bangladesh lainnya, Badsha - The Don, disutradarai oleh Baba Yadav. Film ini juga dibintangi oleh aktor populer India Jeet, dan dianggap sebagai titik balik dalam karir Mazhar, membuat Mazhar mendapatkan Penghargaan Tele Cine untuk Aktris Terbaik dari Bangladesh.
Setelah dua tahun membintangi film Indo-Bangladesh, Mazhar kemudian membintangi dua film Bangladesh pada tahun 2017, Premi o Premi dan Dhat Teri Ki. Mazhar juga merekam dialog untuk Detektif, film animasi pertama Bangladesh. Ketiga film tersebut diproduksi oleh Jaaz Multimedia dan juga dibintangi oleh Arifin Shuvo.
Tahun 2017 juga menyaksikan Mazhar kembali dengan tim di belakang Badsha - The Don untuk film Boss 2: Back to Rule, sekali lagi disutradarai oleh Baba Yadav, diproduksi oleh Jaaz Multimedia dan dibintangi oleh Jeet. Film tersebut merupakan sekuel dari film Boss: Born to Rule tahun 2013 dan juga dibintangi oleh Subhasree Ganguly. Film ini juga merupakan perusahaan patungan Indo-Bangladesh, yang diproduksi bersama oleh Walzen Media Works dan perusahaan produksi Jeet, Jeetz Filmworks. Awalnya menolak film tersebut, Mazhar kemudian setuju untuk membintangi film tersebut ketika dia membaca naskahnya, menggambarkan karakternya yang berlapis-lapis dan kesempatan untuk memamerkan kehebatan aktingnya, juga menyebut karakter tersebut sebagai trendsetter. Mazhar juga mendapat kritik karena kostumnya dalam video musik lagu "Rj Rock" dari Boss 2, sebuah lagu yang juga dikritik karena liriknya. Aktor tersebut mencoba bernyanyi untuk video musik, 'Pataka'. Ditulis oleh Rakib Rahul, lagu tersebut diciptakan oleh Pritom Hasan. Video musik tersebut mendapat banyak kritik dari penonton, mendapatkan lebih banyak jumlah tidak suka daripada suka di YouTube.